5 Kelebihan Berwisata di Taman, Salah Satunya Dapat Bakar Lemak

Taman yang dikelola secara baik dan areanya cukup luas dapat menjadi salah satu tempat bagus untuk destinasi wisata. Mampu menjadi salah satu pusat hiburan yang paling merakyat. Semua lapisan masyarakat betah berlama di sana.

Dolanku.com

Wisata taman sangat disukai banyak orang. Mulai dari balita, anak sekolah, mahasiswa, pekerja kantoran, hingga wiraswasta. Hal tersebut lantaran berbagai keunggulan yang dimiliki. Membikin pengunjung tak bosan untuk datang lagi.


Berikut 5 keunggulan wisata di taman.

1. Praktis

Tidak perlu jauh, mahal, dan mewah untuk berwisata. Cukup di taman dekat rumah sudah membuat hati gembira. Berwisata di area pertamanan sangat praktis. Tak bikin ribet maupun repot-repot mempersiapkan jauh-jauh hari.


2. Tempat Ideal Mengobrol

Daripada mengobrol di lokasi lain, untuk mendatangkan kesan tersendiri lebih baik lakukan dialog di taman. Bisa dengan duduk di bangku atau tempat tinggi. Dapat pula bersila atau duduk santai di rerumputan saling berhadapan.


3. Hemat

Taman merupakan salah satu titik favorit untuk berwisata. Disebabkan minim anggaran serta waktu terbatas karena harus kerja membuat individu terpenjara. Daripada batal berwisata, masih mending menuju taman untuk rileksasi.


Baca: Berwisata di Taman Singha Merjosari Kota Malang, Inilah Review beserta Foto-fotonya


4. Membakar Lemak

Jangankan berlari-lari, jalan kaki mengelilingi taman yang luas sudah mampu membakar lemak dalam tubuh. Belum lagi ada taman yang menyediakan jogging track dan sarana kebugaran lain. Dijamin kalori di badan bakal terkikis banyak.

Sarana kebugaran di Taman Singha Merjosari, Kota Malang

5. Ramainya Beda

Sensasi keramaian di taman bakal berbeda dengan ramainya pasar, mall, atau tempat-tempat lainnya. Hal tersebut karena raut muka dan penampakan emosi para pengunjung terdistrosi (tersamarkan) oleh pemandangan hijau dan segar.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

5 Perbedaan Tour Leader dengan Tour Guide

Berwisata Ria di Lapangan Rampal Kota Malang

Arti Kata "Dolanku", Ternyata Ada di KBBI