5 Keunggulan Berwisata di Kebun Binatang


Berwisata ke kebun binatang maupun komplek pariwisata yang ada aneka hewan kini telah berubah. Tak seperti di zaman dulu. Wisata satwa memperbarui diri. Hewan tidak lagi dijadikan objek tontonan. Cara pandang dalam "menikmati" telah diganti.


Pengunjung dibolehkan berinteraksi secara langsung bersama fauna. Tentunya yang tergolong jinak, pintar, dan sebagian harus usianya masih kecil. Bahkan, bila sesuai persyaratan maka satu pihak maupun pribadi (perorangan) dapat mengadopsinya.


Dulu kebun binatang selalu identik dengan anak TK dan SD. Sekarang pihak pengelola sudah mulai sadar. Melakukan perombakan. Mulai dari sistem manajemen sampai menambah sejumlah fasilitas serta layanan.


Berikut pentingnya berwisata ke kebun binatang.


1. Menambah Wawasan

Wawasan dan pengetahuan sangat penting. Memang manusia tak perlu mengetahui segala hal. Akan tetapi bukan berarti manusia hanya boleh memahami hal-hal yang terkait dengan rutinitas hidupnya. Wawasan tentang satwa patut diketahui.


Pengetahuan didapat tidak melulu dari teks atau tulisan. Kamu juga dapat mengetahui tentang spesies, habitat, perilaku, dan ciri khas lainnya dari para pemandu (pawang). Di sana terdapat beberapa hewan dari dalam maupun luar negeri.


2. Menimbulkan Rasa Cinta

Binatang merupakan bagian dari ciptaan Tuhan yang mesti dihormati. Keberadaannya di muka bumi bukan tanpa alasan. Tidak cuma untuk melayani dan memenuhi kebutuhan manusia. Mereka juga bermanfaat bagi ekosistem alam luas.


Kepekaan dan rasa sayang terhadap binatang bakal muncul tatkala kamu mengelusnya, memberi makan, sampai memeluknya. Sudah barang tentu harus didampingi oleh petugas dan wajib mematuhi protokol keamanan yang ada.


3. Menyehatkan

Berkunjung ke kebun binatang apalagi yang ukurannya luas dapat menjadi kegiatan olah raga. Mulai dari tempat parkir hingga menjelajahi kandang-kandang, tempat pentas, penangkaran, hingga fasilitas lain diperlukan jalan jauh.


Belum lagi ketika ada arena tunggang binatang yang cukup luas. Kamu dapat menaiki kuda, unta, keledai, dan hewan lainnya yang bikin tubuh tergoncang-goncang. Dijamin kalori jadi terbakar. Aliran darah jadi lancar. Jantung makin sehat.


4. Tempat Pembelajaran Bagi Anak


Kebun binatang mewujudkan fantasi anak. Akibat terlalu sering melihat dan tahu nama-nama binatang di TV, gambar, serta internet tapi tak pernah melihatnya langsung. Di sana anak dapat bermain sambil belajar potongan dari kehidupan liar.


Bagi yang masih tahap belajar bicara, di sana dapat membuat anak bertambah kosa kata. Kemampuan bahasa jadi lebih terasah akibat selalu berkomunikasi aktif dengan orang tuanya. Rasa takut anak dengan dunia luar juga mampu dikikis.


Burung Flaminggo di kebun binatang (sumber gambar)


5. Ikut Melestarikan Hewan

Hewan yang diambil dan diletakkan di kebun binatang bukanlah sembarangan. Ada mekanisme, prosedur, atau aturan tersendiri agar manajemen kebun binatang dapat memelihara satwa. Tidak sembarang pihak boleh mengelola.


Area wisata satwa dibangun bukan cuma untuk tujuan komersil. Semata-mata mendapat hewan untuk mendatangkan pengunjung. Mereka juga ada tanggung jawab untuk melestarikan dan mengembangbiakannya.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

5 Perbedaan Tour Leader dengan Tour Guide

Berwisata Ria di Lapangan Rampal Kota Malang

Arti Kata "Dolanku", Ternyata Ada di KBBI