Tips Berwisata di Bulan Ramadan

Sebagian menganggap bahwa bulan ramadan merupakan bulan yang melelahkan, menghauskan, dan bikin lapar. Akibatnya banyak dari mereka yang mengurangi aktivitas berat di luar rumah. Termasuk pula tidak melakukan wisata.

www.dolanku.com

Berwisata merupakan bagian dari traveling. Sedang melakukan perjalanan (safar) dalam agama Islam sendiri sangat dianjurkan. Aku sudah membuat artikel tentang hal itu yang diposting tanggal 9 Maret 2021 yang lalu.

Kegiatan wisata senyampang bukan tujuan untuk maksiat dan melakukan tindakan sia-sia sehingga lupa pada Allah sangat dibolehkan. Meski itu di bulan Ramadan sekalipun. Apalagi ketika perjalanan itu disertai unsur dakwah dan syiar Islam.


Berikut sejumlah tips berwisata di bulan ramadan supaya tetap bisa menjaga kesehatan lahir dan batin.


1. Sahur Bermenu Nutrisi Tinggi

Sahur merupakan ibadah sunah yang dianjurkan untuk dilaksanakan. Walau hanya dengan minum segelas air putih. Sebab di dalamnya mengandung banyak berkah ketika ditunaikan. Serta tentu pasti ada hikmah di balik itu.


Santaplah menu sahur yang bernutrisi tinggi. Makanan yang jadi sumber energi tubuh cukup untuk seharian. Dengan itu dapat menunjang aktivitas kamu ketika melakukan perjalanan. Badan tidak terasa lemas dan mengantuk.


2. Minum Air Putih Cukup

Meminum air putih cukup tidak cuma dilakukan pada saat sahur. Di kala buka puasa sebelum menyantap hidangan besar/utama minumlah segelas air. Setelah itu minumlah dua gelas air. Menjelang tidur diusahakan minum satu gelas saja.

Wisata di Tokyo pada bulan Ramadan (sumber gambar)

Adapun waktu sahur, tepat setelah bangun tidur segera minum air putih segelas. Usahakan di waktu sahur itu minimal minum tiga atau empat gelas air. Percayalah, minum cukup air di waktu sahur bakal membuatmu "bahagia" di siang hari.


3. Hindari Aktivitas Berat di Siang Hari

Saat wisata luar kota dan perlu menginap, lebih baik waktu siang hari digunakan untuk bersantai atau tidur siang di hotel. Lakukan aktivitas jalan kaki maupun naik kendaraan (menyetir sendiri) saat sore hari atau malam hari.


Ada beberapa tempat wisata yang justru buka di malam hari. Misalnya seperti pasar malam, alun-alun, kuliner khusus malam hari, dan lain sebagainya. Di waktu sore harinya kamu dapat ngabuburit sekaligus mencari makanan untuk berbuka.


4. Pilihlah Tempat Wisata Dalam Ruangan

Supaya tubuh tidak dehidrasi jauhkan kulit dari terpaan sinar matahari langsung serta ruangan yang bikin gerah. Pilihlah tempat wisata yang berada di dalam ruangan. Tentunya juga tidak menimbulkan capek karena naik-turun dan jalan jauh.


5. Lakukan Perencanaan Matang

Pilihan waktu yang tepat dan perencanaan yang matang akan sangat membantu kamu berwisata di bulan ramadan. Gunakan waktu senggang untuk pergi ke Masjid. Selain salat di sana, kamu juga dapat beriktikaf dan zikir.


Persiapkan barang bawaan yang benar-benar dibutuhkan. Jangan membawa barang berlebih. Padahal belum tentu benar-benar terpakai saat di lokasi tujuan. Barang berlebih hanya membebani tubuh untuk menggotongnya.



Komentar

Baca juga postingan berikut:

5 Perbedaan Tour Leader dengan Tour Guide

5 Kelebihan Berwisata di Pantai

Arti Kata "Dolanku", Ternyata Ada di KBBI

Berwisata Ria di Lapangan Rampal Kota Malang