Tips Mudik Agar Tetap Mendapatkan Lailatul Qadar

Dolanku.com - Cara mendapatkan lailatul qadar tidak harus iktikaf di Masjid. Di mana pun asal bukan di toilet atau tempat najis lainnya semua umat Islam punya kesempatan memperoleh kemuliaan malam seribu bulan tersebut.


Ada beberapa ibadah yang mesti dilakukan pada malam yang disebut lailatul qadar. Waktunya terbatas yaitu antara terbenamnya matahari hingga terbit fajar tiba. Di mana, pelaksanaan ibadah tidak harus semalam penuh.


Menghidupkan lailatul qadar bisa dilakukan dengan mengisi mayoritas malam tersebut dengan ibadah. Bahkan, cukup sebagian saja dari sepenggal malam sudah pantas. Jadi tidak harus seluruh malam dipenuhi dengan ibadah tanpa tidur.

Sumber gambar 


Imam Syafi'i dalam kitab karya beliau al Umm menyebutkan bahwa sekelompok ulama Madinah zaman dulu yang dinukil juga sampai Ibnu 'Abbas menerangkan:


"Menghidupkan lailatul qadar bisa dengan melaksanakan shalat Isya' berjamaah dan bertekad untuk melaksanakan shalat subuh secara berjamaah".


Begitu pula Imam Malik pada kitab karya beliau al Muwatha' yang mana Ibnu al Musayyib mengatakan:


"Siapa yang menghadiri shalat berjamaah pada malam lailatul qadar, maka ia telah mengambil bagian dari menghidupkan malam lailatul qadar tersebut".


Pernyataan di atas tidak membatasi apakah sholat jamaah Isya dan Subuh di atas harus dilakukan di dekat rumah atau di Masjid mana pun. Dengan demikian, para pemudik punya kesempatan besar meraih lailatul qadar saat perjalanan.


Ibadah Saat Mudik untuk Mendapatkan Lailatul Qadar

Agar mendapat berkah atau kemuliaan lailatul qadar bukan cuma dengan memperbanyak shalat sunnah di waktu malam. Seseorang punya kesempatan menghidupkan lailatul qadar dengan cara zikir serta membaca al Quran.


Kendati seperti itu, melaksanakan shalat sunnah pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah SWT tetap paling utama. Potensi mendapat ampunan dosa-dosa yang telah lalu lebih besar.


Amal ibadah lain pada lailatul qadar yaitu doa yang pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW. Yakni, "Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu'anni". Artinya, Ya Allah Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai orang yang meminta maaf, maka maafkan hamba.


Baca juga: Tanpa Harus Iktikaf, Manfaatkan 10 Hari Terakhir Ramadan untuk Ikhtiar Memperoleh Lailatul Qadar


Dari sini dapat dipahami bahwa ibadah pada lailatul qadar meliputi zikir, membaca Al Quran, sholat sunnah, dan doa khusus. Barangsiapa yang melakukan ibadah tersebut di lailatul qadar sungguh setara dengan mengerjakan ibadah persis sepertinya selama 1.000 bulan.


Saat sedang mudik di tengah perjalanan kalian dapat melakukan zikir. Kalau masih sempat, membaca al Quran juga bisa. Serta tentunya melantunkan doa yang telah dijelaskan di atas. Ditambah, lakukan sholat sunnah di rest area atau Masjid yang terbuka untuk umum.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

5 Perbedaan Tour Leader dengan Tour Guide

Arti Kata "Dolanku", Ternyata Ada di KBBI

Berwisata Ria di Lapangan Rampal Kota Malang

5 Manfaat Berwisata di Air Terjun

5 Macam Wisata Religi dalam Agama Islam