5 Penyebab Turbulensi Pesawat

Gambar
Dolanku.com - Turbulensi adalah  perubahan arah, tekanan, dan suhu pada udara secara tiba-tiba yang menyebabkan goncangan atau getaran pada pesawat. Goyangan pesawat tersebut kadang terasa mencekam.

5 Tips Agar Tidak Takut Lagi Naik Pesawat

Dolanku.com - Rasa takut berlebihan naik pesawat biasanya terjadi pada orang yang fobia ketinggian, kegelapan, kecepatan tinggi, dan ruang sempit. Serta tentu pula begitu shock tatakla naik roller coaster (wahana kereta cepat).


Punya keluarga atau teman yang penakut tentu merepotkan. Sulit diajak bersenang dan berjuang bersama. Kendati seperti itu, rasa takut pada hal tertentu mungkin masih bisa dimaklumi. Namun, untuk hal lain sebaiknya diatasi.


Berikut ini beberapa tips agar tak takut naik pesawat terbang:


1. Tetapkan Tujuan Terbang untuk Ibadah

Sesuatu kalau niatnya sudah mantap, apalagi untuk ibadah atau melaksanakan perintah Allah SWT pasti rasa takut jadi hilang. Terlebih disertai keyakinan penuh andai terjadi apa-apa pasti punya nilai pahala tersendiri.


Orang yang beribadah umrah, haji, berkunjung ke kampung untuk berbakti pada orang tua, serta menjalin silaturahim dengan kerabat seharusnya punya tekat. Hal-hal yang menakutkan baginya bukan jadi halangan berbuat baik.


Bagi yang takut mengalami kecelakaan pesawat mematikan, dengan niat suci rasa kalut itu justru bisa jadi tantangan. Sebab, orang yang meninggal dalam perjalanan untuk menaati perintah Allah SWT dihitung sebagai kemuliaan.


2. Pilih Waktu Pagi

Di pagi hari seringkali cuaca cerah dan sejuk. Dibanding siang yang panas maupun sore yang kadang cuaca ekstrim banyak tiupan angin. Apalagi malam justru kondisi seakan makin terlihat mencekam. Hal itu berpengaruh pula pada potensi turbulensi.


Pilihlah waktu pagi ketika kalian takut naik pesawat. Di mana, suhu udara di pagi hari membuat pergerakan angin tidak begitu keras. Risiko hujan lebat, badai, hingga petir sangat rendah terjadi. Di pagi hari juga pikiran masih segar.


3. Pahami Mekanisme Pesawat Terbang

Turbulensi pada proses penerbangan sangatlah wajar. Justru dengan adanya goyangan atau getaran itu menandakan keadaan pesawat normal. Fenomena itu disebabkan oleh pergeseran dan pergerakan udara di sekitar pesawat tidak normal.


Situasi yang berpotensi bahaya pada penerbangan bukan terjadi saat pendaratan maupun di puncak ketinggian. Malah keadaan rawan kecelakaan kerapkali terjadi di kali take off atau di waktu yang tak lama setelah itu. Banyak kasus pesawat jatuh di detik-detik tersebut.

Sumber gambar 


4. Pilih Lokasi Duduk

Bagi yang pertama kali naik pesawat biasanya akan gemar duduk di pinggir jendela. Melihat pemandangan dan menikmati sensasi berada di ketinggian. Tentunya sambil berfoto. Intinya, nikmati dan bikin kondisi senyaman mungkin.


Bagi yang sudah terlanjur trauma atau punya kebiasaan ke toilet lebih baik tempat duduk pinggir lorong jadi pilihan favorit. Setidaknya, mampu menimbulkan rasa aman saat ada kejadian darurat bisa langsung gerak cepat. Selain itu, kalian jadi lebih leluasa interaksi dengan pramugari.


5. Kendalikan Diri

Hindari menonton video, film, dan berita terkait kecelakaan pesawat terbang. Fokuskan diri pada hal-hal yang bikin rileks. Buang segala sesuatu yang bikin cemas serta yang mustahil untuk dikendalikan. Jangan bebani pikiran berlebihan di tengah ketakutan.


Berzikir, baca al Quran, dan berdolah sepanjang perjalanan. Tak perlu malu perbanyak amal ibadah di dalam kabin. Toh, banyak pula orang-orang tertidur atau lebih tepatnya pura-pura tidur demi mengendalikan diri. Bahkan, ada pula yang begitu santai makan cemilan.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

5 Perbedaan Tour Leader dengan Tour Guide

Berwisata Ria di Lapangan Rampal Kota Malang

5 Manfaat Berwisata di Air Terjun

5 Penyebab Turbulensi Pesawat