Tips Melakukan Perjalanan Bersama Teman Beda Agama

Dolanku.com - Ajaran Islam tidak melarang pemeluknya berinteraksi, berhubungan, atau bermuamalah dengan kalangan beda agama. Baik itu dalam urusan ekonomi, politik, militer, pertemanan, maupun ketika mengadakan perjalanan.

Kendati seperti itu ada hal-hal boleh dan tidak boleh yang patut diperhatikan dan jadi pegangan saat hidup bersama non Muslim. Yakni, wajib tegas memisahkan antara urusan dunia dengan kewajiban ibadah. Tidak boleh mencampuradukan keduanya.


Kendati seperti itu, jangan sekali-kali melarang ada umat Islam yang memutuskan pilih-pilih. Cuma mau bekerja,  bertetangga, bermitra, sampai berteman dengan sesama penganut Islam. Itu hak mereka. Asal menggunakan cara elegan sehingga tak menimbulkan konflik.





Melakukan perjalanan bersama teman yang kafir memang cukup merepotkan. Bayangkan saja, saat waktu sholat tiba perasaan tak enak barangkali muncul. Terpaksa meninggalkan dia sementara waktu demi menunaikan kewajiban. Apalagi kalau perjalanannya jauh dan butuh waktu lama.


Agar perjalanan bersama teman beda agama tetap asyik lebih baik perhatikan tips khusus. Pertama, sebelum berangkat rencanakan rute perjalanan dan jadwal. Terutama luangkan waktu khusus untuk mengerjakan sholat. Perjelas sedari awal supaya teman tahu dan siap berkomitmen.



Kedua, dalam perjalanan sebaiknya hindari obrolan yang berbau agama. Lebih baik sedikit bicara. Kalau pun bicara cuma terkait suksesnya perjalanan. Ketiga, tunjukkan akhlak mulia. Allah SWT memerintahkan umat Islam berakhlak mulia pada seluruh makhluk. Termasuk pada kafir.


Keempat, beri tahu teman non Muslim bahwa kamu tidak boleh makan sembarangan. Harus halal. Kelima, kalau jadi minoritas sebaiknya pandai menyesuaikan diri. Kendati demikian, tidak boleh meninggalkan sholat. Kalau perlu kerjakan di atas kendaraan sambil duduk.

Sholat di atas kendaraan



Barangkali itu beberapa tips melakukan perjalanan dengan non Muslim. Semoga dapat membantu bagi kamu yang akan mengambil safar bersama teman beda agama. Tetap jaga keimanan serta jangan terpengaruh dengan subhat setan dan manusia yang mendatangimu.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

5 Perbedaan Tour Leader dengan Tour Guide

Arti Kata "Dolanku", Ternyata Ada di KBBI

Berwisata Ria di Lapangan Rampal Kota Malang

5 Manfaat Berwisata di Air Terjun

5 Macam Wisata Religi dalam Agama Islam