Menjadi Backpacker itu Mudah, Modal 500 Ribu dari Kediri Bisa PP dan Menginap di Jakarta

Backpacker atau wisata beransel adalah pelancong yang bepergian tanpa membawa koper tapi hanya menggunakan ransel atau tas punggung besar untuk wadah bekal. Kadangkala ada yang menggunakan tas ukuran sedang.


Isi dari tas yang digendong tersebut biasanya hanya baju ganti, air minum, dan perlengkapan penting yang diperlukan. Tak ada hal istimewa atau mewah di dalamnya. Hal tersebut selaras dengan modal perjalanan yang disiapkan.


Backpacker seringkali singgah di tempat ramai, gratis, dan sederhana. Baik untuk istirahat maupun berwisata. Sebut saja seperti alun-alun, taman kota, Masjid, monumen, hotel kapsul (hostel), dan tempat-tempat lain. 


Kalau ada uang lebih bakal dialokasikan untuk biaya wisata. Tujuan utama ia melakukan traveling. Misalkan membayar tiket konser, masuk tempat wisata yang berbayar tinggi, hingga jalan-jalan ke kota tertentu dari sudut ke sudut.


Backpaker dari Kediri ke Jakarta

Perjalanan dari Kediri ke Jakarta tidaklah sebentar. Naik kereta api perlu waktu sekitar 12-14 jam. Tergantung jenis atau kelasnya. Dengan harga tiket ekonomi paling murah sekitar 130 ribu. Apabila pulang-pergi butuh 260 ribu.


Sedangkan perjalanan menggunakan bus malam berbiaya 300-400-an ribu. Tergantung armada dan PO busnya. Waktu yang dibutuhkan kurang lebih 9-10 jam. Tentu naik bus lebih nyaman. Namun bagi backpacker itu tidak hemat.

Sumber gambar


Dari total modal uang 500 ribu akan tersisa 240 ribu. Yakni, setelah digunakan membayar tiket kereta ekonomi. Uang lebihan tersebut bisa digunakan untuk anggaran penginapan dan makan. Tidak di Jakarta. Melainkan di Kabupaten Bogor.


Jangan khawatir masalah transportasi. Dengan menaiki kereta rel listrik (KRL) kamu bisa menuju Bogor dengan murah. Sekali jalan hanya berbiaya 5-15 ribu. Tergantung jadwal dan turun di stasiun mana. Lalu keluarlah dari stasiun.


Pada sekitar stasiun kecil (bukan tengah kota) banyak ditemui penjual makan. Baik itu yang bergerobak, kios kecil, maupun digendong. Masalah harga tentu lebih terjangkau. Asal lokasinya cukup jauh dengan stasiun. Sekitar 1 Km.


Dari sisa 240 ribu itu dikurangi 50 ribu menjadi 190 ribu. Digunakan untuk biaya transportasi tiket KRL dan Bus Trans Jakarta. Uang segitu sudah cukup untuk jalan-jalan Jakarta sepuasnya. Tentu waktu satu hari tak cukup untuk melampaui.


Sekali naik Bus Transjakarta hanya bayar Rp. 3.500,- turun di halte transjakarta mana pun. Biasanya stasiun kereta api umum juga terintegrasi dengan KRL. Kalaupun tidak, di dekat stasiun semua dipastikan ada halte bus transjakarta.


Gunakan aplikasi transportasi online. Pesan kendaraan bermotor untuk menuju hotel murah ataupun kos harian yang telah dipesan sebelumnya. Harganya antara 75-150 permalam. Tergantung musim dan tingkat keramaian hotelnya.


Umumnya kos harian di sekitar Bogor 100 ribuan. Namun, ada juga yang hanya 50 ribu. Tinggal pintar-pintarnya saja. Dengan begitu sisa uang makin banyak. Bisa dialokasikan untuk beli makan enak dan bergizi.


Rincian biaya perjalanan dan wisata Kediri-Jakarta:


1. Tiket kereta PP:  260 ribu

2. Tiket Transjakarta keliling Jakarta:  @3,5 ribu x 6= 21 ribu.

3. Tiket KRL Jakarta-Bogor PP: 29 ribu

4. Biaya Kost Semalam: 75 ribu

5. Makan @15 ribu x 4 = 60 ribu

6. Air mineral botol @5 ribu × 3 = 15 ribu 

7. Sisa 40 ribu untuk jaga-jaga. Seperti membayar transportasi online bila saldo non tunai kosong.


Catatan: 

1. Saat berangkat dari Kediri sudah bawa bekal air mineral dan bekal makan bungkusan dimakan di kereta.


2. Lokasi taman, musium, monumen, perpustakaan, dan tempat wisata gratis lain sangat dekat dengan halte trans Jakarta.


3. Di Bogor dan Jakarta angkutan umum sangat banyak. Lebih baik tanya petugas transportasi atau setidaknya calon penumpang lain terkait harga dan jalur.


Penghematan ekstrim jauh bisa dilakukan saat bulan puasa. Kamu sangat mungkin dapat takjil dan makan gratis. Begitu pula dengan penginapan. Saat bulan puasa itu semua dapat diperoleh secara gampang. Sahur, buka puasa, dan menginap dilakukan di Masjid Istiqlal, Jakarta.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

5 Perbedaan Tour Leader dengan Tour Guide

5 Kelebihan Berwisata di Pantai

Arti Kata "Dolanku", Ternyata Ada di KBBI

Berwisata Ria di Lapangan Rampal Kota Malang