Tips Terbaik Jalan-jalan Wisata di Kondisi Pembatasan Seperti Sekarang ini

Dolanku.com - Pada kondisi serba terbatas akibat musibah global seperti ini membuat banyak manusia enggan bergerak. Jangankan jalan-jalan berwisata, untuk sekadar melangkahkan kaki ke luar rumah rasanya berat. Hal itu ada banyak alasannya.


Kamu pasti akan berpikir dua kali sebelum ke luar rumah. Buat apa keluar rumah tapi risiko terpapar virus tinggi. Mau ke mall (pusat perbelanjaan), bioskop, pusat wisata, taman, kafe, atau tempat keramaian lainnya tapi hati jadi was-was.

Dalam artian ke luar rumah pun tidak ada gunanya. Tak ada tujuan tempat yang hendak jadi berlabuhnya kepenatan jiwa. Mau bertemu teman pun tak kalah ragu-ragu. Paling-paling bertemunya juga di rumah. Bukan tempat umum.


Nah, bagi kamu yang ingin tetap bebas tanpa kekangan sehingga tetap bisa jalan-jalan dalam keadaan "sempit" sekarang ini perhatikan tips-tips berikut ini.


1. Jalan-jalan Cuma Berkendara Tanpa Berhenti

Terlalu sering di rumah juga tidak baik. Tubuh jarang bergerak serta kekurangan asupan sinar matahari. Dari pada hanya diam lebih baik kendarai sepeda, sepeda motor, atau mobil kamu. Itu jauh lebih baik bagi kesehatan tubuh.


Kelilingi kota di sekitar kamu. Bila ada jalan tol maka bukan hal salah untuk memasukinya. Asal jangan lupa tetap jaga kesterilan kartu e-Tollnya dari virus. Kendaraan yang sering digerakkan juga dapat meminimalisir kerusakan akibat nganggur.


2. Pilihlah Hotel Terbaik dan Paling Sepi

Bagi kamu yang memang tidak tahan ingin jalan-jalan ke luar kota dan bermalam pilihlah hotel terbaik. Supaya terhindar dari banyaknya kerumunan hindarilah penginapan yang ramai, tidak terjamin perawatan, serta yang mengabaikan protokol kesehatan.


Kalau perlu bawalah selimut, sprei, dan peralatan lain sendiri. Hal itu merupakan pilihan bagus untuk dapat memastikan dan membuat hati jadi lebih tenang. Barangkali memilih hotel gedung bertingkat dan pilih kamar paling atas salah satu langkah tepat.


3. Berwisata di Tempat Dekat dan Sepi

Wisata tidak harus ramai, jauh, mahal, dan mewah. Cukup berkunjung ke taman, alun-alun, pedesaan, perkotaan, hingga pegunungan terdekat sudah dapat mengobati kejenuhan. Manjakan mata dengan pemandangan yang berbeda.

Agar suasana saat berwisata masih sepi dan tenang lebih baik pilihlah waktu pagi. Kondisi wisata masih bersih dan belum "dipakai" oleh pengunjung lain. Hal tersebut untuk mengurangi risiko berkumpulnya banyak orang dalam satu tempat.


4. Persiapkan Segala Sesuatu Secara Matang

Berwisata di kondisi pembatasan seperti sekarang ini janganlah dibuat main-main. Sebelum berpergian persiapkan dan rencanakan semuanya secara matang. Mulai dari kebutuhan harian di perjalanan, transportasi, hingga jadwal.

Ilustrasi jalan-jalan saat kondisi pandemi (sumber gambar)

Mesti juga diperhatikan untuk hal-hal tak terduga. Misalnya saat di tengah traveling maupun tempat wisata diadakan tes bebas virus. Tidak cuma butuh biaya tapi juga dipersiapkan mentalnya. Terutama bagi kamu yang belum pernah tes tersebut.


5. Jangan Sampai Capek

Kondisi tubuh yang lelah dan tak terawat akibat terlalu asik wisata bakal berbahaya. Virus dapat dengan mudah menyerang manusia yang tubuhnya sedang lemah. Mungkin saat traveling badan masih bugar tapi setelah selesai mengalami drop.


Berwisatalah secukupnya dan sebutuhnya. Sesuatu yang berlebih-lebihan itu memang tidak baik. Syukuri keadaan "terbatas" yang dialami banyak manusia sekarang ini. Sebab tanpa ada batasan seperti sekarang ini masih banyak yang tak mampu berwisata.


Komentar

Baca juga postingan berikut:

5 Perbedaan Tour Leader dengan Tour Guide

5 Kelebihan Berwisata di Pantai

Arti Kata "Dolanku", Ternyata Ada di KBBI

Berwisata Ria di Lapangan Rampal Kota Malang